KOLEKSI REFERENSI


Istilah kata referensi berasal dari bahasa Inggris yaitu Reference yang artinya menunjuk kepada atau menyebut. Sedangkan menurut kamus bahasa Indonesia istilah referensi mengacu pada sumber acuan, rujukan atau petunjuk. Koleksi referensi umumnya digunakan oleh pemustaka untuk membantu memberikan jawaban atas pertanyaan pemustaka. Bentuk-bentuk koleksi referensi adalah sebagai berikut:
1.  Kamus
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kamus merupakan buku acuan yang memuat kata dan ungkapan yang disusun menurut abjad dan disertai dengan keterangan tentang makna, pemakaian, atau terjemahan dari kata tersebut.
Batang tubuh kamus
       Lema
Lema / entri dasar merupakan kata asli/kata yang tidak diberi imbuhan apapun. Pada beberapa kamus lema dapat berupa kata tunggal, kata ulang, afiks, dan akronim.
       Sublema
Bagian yang memuat kata yang bersangkutan dengan kata asli yang telah mengalami proses afiksasi
       Label
Merupakan penjelasan mengenai ragam bahasa, ilmu, kelas kata dan daerah atau negara asal sebuah kata tersebut.
       Makna
Makna atau definisi merupakan bagian yang berisi penjelasan mengenai medan makna dari kata atau lema yang bersangkutan.
Jenis-jenis kamus berdasarkan bahasa
v  Kamus ekabahasa adalah kamus yang menggunakan satu bahasa. Contoh : KBBI
v  Kamus dwibahasa adalah kamus yang menggunakan 2 bahasa yang berbeda. Contoh : kamus indonesia-inggris
v  Kamus multibahasa adalah kamus yang menggunakan lebih dari dua bahasa yang berbeda. Contoh : kamus indonesia-inggris-arab
Jenis-jenis kamus berdasarkan ukuran
q  Kamus besar adalah kamus yang memuat kosa kata termasuk gabungan kata, idiom,ungkapan, pribahasa, singkatan,akronim, dan semua bentuk gramatikal bahasa terebut baik yang masih digunakan maupun tidak.
q  Kamus besar merupakan dokumentasi kebahasaan dari waktu ke waktu sehingga lebih lengkap.
Jenis-jenis kamus berdasarkan isi
Ø  Kamus umum adalah kamus yang memuat semua kata dalam sebuah bahasa misalnya kamus umum bahasa indonesia.
Ø  Kamus khusus adalah kamus yang memuat kata-kata khusus dari suatu bidang tertentu atau sebagian kata sebuah bahasa dengan penggolongan tertentu. Contoh : kamus ejaan, kamus sinonim, kamus antonim, kamus idiom, kamus istilah
Fungsi Kamus
       Untuk mengetahui makna kata
       Untuk mengetahui pengucapan
       Untuk mengetahui ejaan kata yang benar
       Untuk mengetahui penggunaan kata baku dan tidak baku



2. Ensiklopedi
Ensiklopedia adalah karya referensi atau ringkasan yang menyediakan rangkuman informasi dari semua cabang pengetahuan atau dari bidang tertentu.
·         Karya referensi atau ringkasan yang menyediakan rangkuman informasi dari semua pengetahuan dari bidang tertentu. (Wikipedia)
·         Memuat informasi dasar atau gambaran menyeluruh suatu topik atau bidang tertentu yang diuraikan secara ringkas dan disusun sedemikian rupa sehingga mudah untuk menemukan informasinya. Informasinya dapat berupa definisi, ruang lingkup, sejarah, dan geografi.

a.      Ensiklopedi umum/ nasional
                Ensiklopedi umum atau ensiklopedi nasional adalah ensiklopedi yang berisi informasi dasar tentang hal-hal, abstraksi, konsep atau kejadian-kejadian umum. Tidak ada batasan khusus dalam cakupannya. Ensiklopedi seperti ini kebanyakan diterbitkan untuk digunakan di dalam suatu negara, karena itu sering pada judulnya menyebutkan kata nasional atau nama suatu negara tertentu. Isinya menekankan informasi mengenai negara bersangkutan, meskipun memuat juga informasi penting dari negara lain.

b.      Ensiklopedi Khusus atau Ensiklopedi Subyek
Ensiklopedi khusus adalah ensiklopedi yang membatasi cakupan isinya pada masalah atau mengenai subyek tertentu.


c.         Ensiklopedi internasional
Ensiklopedi internasional adalah ensiklopedi yang memuat semua informasi (sedapat mungkin) di dunia, tanpa member penekanan pada informasi yang berasal dari suatu negara atau sekelompok negara tertentu. Ensiklopedi seperti ini, yang benar-benar tidak bias dalam memuat informasi, boleh dikatakan tidak ada. Kebanyakan memang member penekanan tertentu pada negara tertentu, terutama pada negara tempat terbit ensiklopedi itu. Contoh: ENCYCLOPAEDIA AMERICANA INTERNATIONAL EDITION. New York, Chicago: American Corporation, 30 volume, indeks pada volume terakhir.

d.          Ensiklopedi online
Ensiklopedia Online : merupakan ensiklopedia dalam bentuk online. Contoh: wikipedia.

Manfaat ensiklopedi
       Mencari informasi dasar mengenai berbagai masalah
       Sebagai bahan rujukan
       Memeriksa kebenaran suatu informasi
       Source of background service
       Langkah awal untuk melakukan kegiatan mengenai suatu subyek
       Mengetahui hal secara rinci
       Jendela informasi dunia



3. Katalog
Katalog adalah daftar buku dalam sebuah perpustakaan atau dalam sebuah koleksi perpustakaan yang disusun menurut prinsip tertentu (Basuki, 1991)
Isi dari katalog adalah tentang deskripsi suatu bahan pustaka seperti judul, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, dan lain – lain atau dengan kata lain katalog berisi informasi bibliografis bahan pustaka. Dengan adanya katalog,  pengguna perpustakaan lebih mudah mengetahui dimana letak bahan pustaka yang dibutuhkan. 
Tujuan katalog
                    Berikut adalah tujuan catalog yang dikemukakan oleh Cutter dalam buku Sulistyo Basuki (1991 : 316) :
·   Memungkinkan seseorang menemukan sebuah bahan pustaka yang diketahui berdasarkanpengarang, judul atau subyeknya
·   Menunjukkan bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan oleh pengarang tertentu, dalam subyek tertentu, atau dalam bentuk literature tertentu
·   Membantu memilih bahan pustaka berdasarkan edisinya atau karakternya
Fungsi Katalog
Secara umum fungsi pembuatan katalog perpustakaan adalah :
·   Untuk mengumpulkan koleksi perpustakaan
·   Untuk mencari dan menelusuri koleksi perpustakaan
·   Sebagai petunjuk dimana letak koleksi atau bahan pustaka tersebut.
·   Merupakan sumber dalam menyusun bibliografis..
Bentuk Katalog
a.       Katalog Kartu
Katalog kartu adalah bentuk katalog yang penulisannya menggunakan kartu dan setiap lembar hanya memuat satu entri saja.Katalog kartu masih banyak digunakan di perpustakaan di Indonesia karena masih menganut sistem manual. Ciri-ciri dari katalog ini yaitu deskripsi bibliografinya dicatat pada kartu yang memiliki ukuran  7.5 x 12.5 cm dan disusun secara sistematis pada laci katalog. . Keuntungan dari penggunaan katalog kartu ini yaitu bersifat praktis karena setiap ada penambahan buku,  entri baru bisa disisipkan di antara kartu yang telah ada; tidak mudah hilang karena katalog ini disimpan di dalam laci katalog, jadi tidak dibawa kemana-mana seperti katalog buku dan katalog berkas.
b.      Katalog Buku
Katalog buku merupakan katalog yang dicetak dan berbentuk buku atau biasa dikenal dengan istilah printed catalog . Kelebihan dari penggunaan katalog buku ini yaitu mudah dibuat sesuai dengan kebutuhan dan dapat diletakkan pada berbagai tempat serta mudah disebarluaskan ke perpustakaan lain. Kerugiannya adalah cepat usang
c.       Katalog berkas
Katalog berkas adalah katalog yang dibuat menggunakan kertas manila atau kertas biasa kemudian dijadikan satu dan dijilid dengan menyediakan tempat renggang, yang digunakan untuk penambahan katalog di kemudian hari. Keuntungan dari penggunaan katalog berkas yaitu bersifat praktis karena pengguna dapat menggunakan kata login tanpa berdesakan dengan pengguna lain yang juga ingin menggunakannya yaitu dengan cara mengambil berkas yang sesuai dengankebutuhannya. Kerugiannya adalah penyisipan entri baru harus membuka jilidan sehingga membuat petugas merasa kesusahan.
d.      Katalog bentuk mikro
Katalog berbentuk micro merupakan katalog yang membutuhkan alat bantu baca misalnya alat baca microfilm, microreaders, dan sebagainya
e.      Katalog online
Katalog ini sering disebut dengan online public access catalogue (OPAC) merupakan bentuk katalog  yang sering digunakan di perpustakaan tertentu. OPAC  adalah suatu pangkalan data cantuman bibliografi yang biasanya menggambarkan koleksi perpustakaan tertentu. OPAC menawarkan akses secara online ke koleksi perpustakaan melalui terminal komputer. Pengguna dapat melakukan penelusuran melalui pengarang, judul, subjek, kata kunci dan sebagainya.Hal ini sangat memudahkan pengguna dalam sistem temu kembali informasi.

Berikut adalah perbedaan antara Katalog Online (OPAC) dengan Katalog Manual : 
a.       Katalog Online (OPAC)
·   Lebih flexible dalam menelusuri informasi
·   Penelusuran dilakukan berdasarkan kata kunci, menggunakan operator Boolean, dan biasanya menawarkan atau menyediakan akses yang luas kepada seluruh cantuman bibliografi, sistematis dan bervariasi
·   Cantuman Bibliografi dapat ditelusur dalam berbagai cara dan dapat ditampilkan pada berbagai bentuk format tampilan
·   Pengguna yang berbeda, yang berada di dalam atau di luar gedung perpustakaan dimungkinkan menggunakan system OPAC secara bersama, sekalipun menelusur cantuman yang sama pada waktu yang bersamaan.



4. Bibliografi
Kata bibliografi berasal dari bahasa Yunani dengan akar kata Biblion : yang berarti buku dan Graphein : yang berarti menulis, maka kata bibliografi secara harfiah berarti penulisan buku. Dalam hal ini maka bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara sistematik berupa daftar menurut aturan yang dikehendaki. Dengan demikian tujuan dari bibliografi adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka atau sejumlah buku/pustaka yang pernah diterbitkan.
Jenis Bibliografi
Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
                  Bibliografi deskriptif
Yaitu bibliografi yang dilengkapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresum), kolasi serta kata kunci dan abstrak yang tertulis.
                  Bibliografi evaluative
Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka. Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau artikel.
Dari segi cakupannya, bibliografi dapat dibagi menjadi:
       Bibliografi retrostektif
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman yang lampau. Contoh: “Bibliografi sejarah perang Diponegoro”
       Bibliografi terkini/current
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan yang sedang atau masih terbit saat ini. Contoh: “Ulrich’s International Periodicals Directory”
       Bibliografi selektif
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan tertentu dengan tujuan  tertentu. Contoh: “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”
       Bibliografi subjek
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan subjek tertentu. Contoh: “Bibliografi khusus ternak kelinci”
       Bibliografi nasional
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu. Contoh: “Bibliografi Nasional Indonesia”
Fungsi Bibliografi
       Bibliografi memiliki fungsi dalam memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, jurnal secara keseluruhan.
       Disisi lain, bibliografi juga berfungsi sebagai pelengkap dan sebuah catatn kaki. Karena jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang referensi yang terdapat pada catatan kaki, maka dapat dicari dalam bibliografi. Maka dari itu fungsi catatan kaki dan bibliografi seluruhnya saling tumpeng-tindih satu sama lain.
Unsur-Unsur Bibliografi
Pokok yang paling penting dalam sebuah bibliografi yaitu:
       Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap
       Judul buku, termasuk judul tambahannya.
       Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
       Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.
Penyusunan Bibliografi
       Daftar pustaka tidak diberi nomor urut
       Nama pengarang diurutkan berdasarkan abjad
       Gelar penulis tidak dicantumkan walaupun dalam buku yang dikutip penulis memiliki gelar
       Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan referensi, untuk referensi kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikut sertakan tetapi diganti dengan garis sepanjang lima atau tujuh ketikan
       Daftar pustaka diletakkan pada bagian terakhir dari tulisan
       Jarak antara baris dengan baris untuk satu referensi adalah satu spasi. Namun, jarak antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi
       Baris pertama dimulai dari garis tepi margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan ke dalam sebanyak empat atau tujuh ketukan
       Jika terdapat dua atau tiga karangan dari seorang pengarang yang dimasukkan dalam bibliografi, maka daftar pustaka disusun menurut tahun terbitnya.



5. Indeks dan Abstrak
Indeks berasal dari kata to indicate (Bhs.Inggris) atau indicare (Bhs. Latin) yang artinya penunjuk.sedangkan menurut istilah KBBI Indeks adalah suatu daftar kata atau istilah penting yang terdapat dalam buku cetakan dan biasanya letaknya pada bagian akhir buku yang tersusun menurut abjad sehingga memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan.
Tujuan dan Manfaat Indeks
}  Mengarahkan pembaca ke suatu topik khusus
}  Sebagai peta pembaca untuk mengetahui informasi
}  Untuk memnunjukkan letak entri suatu item
}  Sebagai sarana pemanfaatkan informasi seoptimal mungkin
}  Sebagai sarana temu kembali yang efisien
CIRI-CIRI INDEKS
}  Istilah / kata disusun secara alfabetis
}  Halaman indeks tidak mencantumkan makna kata, tetapi menunjukkan letak istilah tersebut berada
}  Apabila diikuti dengan beberapa kata, biasanya diletakkan di bawah kata pokok ditulis menjorok lebih kurang 1 cm
TEKNIK PEMBUATAN INDEKS
}  Memilih tajuk subyek yang spesifik dan populer.
}  Tiap entri disusun berdasarkan abjad judul.
}  Ejaan yang digunakan sesuai dengan aturan.
}  Penulisan nama yang seharusnya konsisten.
Dokumen yang biasa di Indeks
}  Bahan buku
Pengarang. Judul buku.  Edisi.  Tempat terbit : Penerbit,  Tahun terbit.
}  Bahan Jurnal
Pengarang. Judul artikel,  Judul jurnal.  Jilid.  Nomor/bilangan.  Tahun terbit.   Muka surat
}  Artikel Surat Kabar
Pengarang. Judul artikel. Judul koran,  Tanggal terbit. Muka surat. Kolom.
}  Kertas kerja seminar
Pengarang. Judul. Nama Seminar.  Tempat seminar, Tahun seminar
}  Bahan Thesis
Pengarang.  Judul tesis. Jenis tesis, Tahun terbit.
Sedangkan ABSTRAK adalah ringkasan singkat dan jelas dari suatu karya tulis yang sudah diterbitkan dengan disertai data bibliografi, yang disertai dengan data bibliografis, yang dapat mewakili isi karya tulis tersebut sehingga dapat membantu penelusur informasi dalam memahami isi dari dokumen tersebut.
PENTINGNYA  ABSTRAK
         Banyak bermunculan online database jurnal
         Banjir informasi ilmiah
         Terbatasnya waktu penelusuran
         Harus bisa mewakili dokumen/bisa dijual .
         Menghindari tindakan plagiasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
TUJUAN DAN MANFAAT ABSTRAK
         Secara ringkas mengkomunikasikan penelitian yang kompleks
         Sebagai dasar untuk memiliki penelitian yang diusulkan untuk penelitian dalam bentuk poster, platform/lisan/lokakarya pada konferensi akademis.
         Untuk mendukung penemuan dokumen.
KOMPONEN ABSTRAK
         Latar Belakang, komponen yang berisi tentang motivasi untuk membuat karya tulis, mengapa mengambil atau memilih topik permasalahan tersebut, kemudian teoritis dari penelitian yang Anda teliti.
         Tujuan Penelitian, suatu komponen yang berisi tentang tujuan Anda mengambil topik permasalahan dalam penelitian Anda.
         Rumusan Masalah, salah satu komponen yang berisi pertanyaan tentang apa yang hendak diteliti.
         Metode/Pendekatan, merupakan struktur yang berisi penjelasan mengenai cara Anda dalam mengumpulkan data sebagai bahan primer maupun sekunder dari penelitian Anda.
         Hasil, berisi tentang hasil dari penelitian Anda yang sudah Anda analisa secara runtut.
         Kesimpulan, komponen yang berisi tentang kesimpulan dari hasil penelitian Anda, apakah sudah sesuai dengan jawaban dari rumusan masalah Anda.
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM ABSTRAK
         Abstrak berdiri sendiri.
         Abstrak bukan opini/memprovokasi/memberikan statement yang tidak jelas
         Jumlah katanya sekitar 200 hingga 250 (Adapun untuk skripsi/Thesis/TA yaitu < 700 kata)
         Abstrak ada komponen-komponennya yang harus runtut
         Menggunakan kata yang searchable atau memudahkan orang untuk mengakses
         Digunakan untuk pengindeksan
         Sering muncul
         Tidak boleh dalam bentuk kata hubung



6. Sumber Biografi
Biografi berasal dari bahasa yunani bios dan grafien, bios  berarti hidup dan grafian artinya menulis. Adapun yang ditulis adalah riwayat hidup seseorang, riwayat hidup umumnya mengemukakan sifat termasuk prestasi istimewa seseorang.
Biografi merupakan sumber informasi yang penting bagi tugas referens yang memberikan keterangan mengenai tanggal lahir dan kematian, kualifikasi, pendidikan, jabatan yang dipegang, dan sumbangannya pada bidangnya, masyarakatnya, serta alamat orangyang dibuatkan biografinya
Isi Informasi Biografi
       Riwayat hidup tokoh bidang tertentu
       Hasil temuan atau prestasi seseorang
       Latar belakang teori
       Prinsip hidup
       Konsep-konsep yang dianut seseorang dalambidang tertentu
Manfaat Biografi
       Mengenal secara mendalam tokoh yang ada dalam sumber biografi.
       Menjadi contoh atau teladan bagi pembacanya.
       Memberikan motivasi/semangat bagi pembaca.
       Menghormati dan menghargai tokoh dengan perjuangannya/pengalaman hidupnya.
       Untuk lebih mudah mengidentifikasi riwayat hidup tokoh tersebut.
Ciri khas Biografi
       Biografi memiliki struktur yang terdiri dari : orientasi, peristiwa atau masalah, serta reorientasi.
       Biografi memuat informasi dalam bentuk narasi.
       Faktualnya (fakta) berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang diceritakan dalam tokoh biografi tersebut.



7. Sumber Geografi
Sumber geografis adalah bahan rujukan atau referensi yang berisi tentang masalah ilmu bumi, berisi informasi tempat, gunung, sungai, batas negara, batas wilayah, pulau yang berkaitan dengan lokasi.
Jenis – Jenis Sumber Geografis
1.       Peta
Pada umumnya, peta digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil atau diskalakan. Peta adalah gambar, akan tetapi tidak semua gambar adalah peta
Fungsi Peta
·         Sebagai penunjukkan posisi atau lokasi suatu wilayah di permukaan bumi
·         Untuk menggambarkan bentuk dan persebaran berbagai gejala di permukaan bumi
·         Untuk menggambarkan kondisi fisik dan kondisi sosial suatu wilayah.
Macam-macam Peta
a.       Peta Umum
                Peta umum adalah suatu peta yang menggambarkan sebagian atau seluruh permukaan bumi secara umum, dan peta umum dibagi menjadi 2 yaitu :
·           Peta Topografi
          Peta yang menggambarkan relief permukaan bumi dengan menggunakan garis-garis kontur.
·           Peta Chororgrafi
          Peta chorografi adalah peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang bercorak umum
b.      Peta tematik
Peta Tematik adalah peta yang menggambarkan fenomena atau objek tertentu di permukaan bumi
2.       Atlas
Atlas adalah kumpulan peta yang telah dikumpulkan. Sebuah atlas memuat beberapa jenis peta baik peta umum maupun peta khusus. Dengan demikian, perbedaannya dengan peta terletak pada cara penyajiannya
3.       Gazetir
Penerbitan ini merupakan kamus ilmu bumi yang menampilkan daftar – daftar nama tempat seperti : sungai, danau, nama kota, daerah maupun tempat – tempat lain.
4.       Globe
Globe merupakan tiruan bola bumi dalam ukuran yang lebih kecil. Globe sebagai gambar permukaan bumi yang berbentuk tiga dimensi memiliki skala yang benar dibanding dengan peta yang berbentuk bidang datar.
5.       Buku Petunjuk Perjalanan
Buku petunjuk perjalanan yang dibuat guna membantu atau membimbing orang yang akan menuju ke suatu tempat.



8. Direktori
Direktori disebut juga dengan buku alamat. Akan tetapi direktori tidak hanya memberikan keterangan alamat, melainkan berisi informasi-informasi penting seputar profil suatu organisasi atau lembaga. Direktori juga memberi petunjuk untuk memudahkan dalam mencari informasi yang dibutuhkan, karena direktori ini disusun secara sistematis sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses pencariannya
Tujuan direktori
       Mengetahui alamat atau nomor telepon milik perseorangan, perusahaan atau instansi.
       Mendapat informasi tentang nama lengkap seseorang, perusahaan, organisasi atau instansi.
       Keterangan mengenai instansi atau mengenai produk pabrik tertentu atau pelayanan suatu biro jasa tertentu.
       Keterangan tentang siapa yang menjadi kepala suatu instansi, direktur suatu perusahaan, rektor suatu perguruan tinggi, kepala sekolah dan sebagainya pada saat ini atau pada suatu periode tertentu.
Macam-macam direktori
       Direktori yang bersifat lokal, misalnya buku telepon, petunjuk kota dan sebagainya. 
       Direktori yang berhubungan dengan pemerintah, misalnya petunjuk tentang kantor pos, kantor polisi dan instansi-instansi pemerintah lainnya. Buku petunjuk pada kelompok ini sering juga memuat informasi tentang badan-badan internasional. 
       Direktori yang memuat informasi tentang badan-badan instansi, misalnya sekolah, yayasan, perpustakaan, rumah sakit, museum dan organisasi lain yang  sejenis. 
       Direktori tentang suatu profesi, misalnya ahli hukum, ahli perpustakaan, dokter, dan sebagainya. 
       Direktori yang memuat informasi tentang perdagangan dan industri, misalnya pabrik, perusahaan, biro jasa, dan lain-lain. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUJMAL DAN MUBAYYAN

MAKALAH PENGARUH FILM ANIMASI BAGI ANAK-ANAK